Sore di kawasan Pralon, tepatnya di depan Lapangan Surodinawan, terasa lebih hangat dari biasanya pada hari Sabtu, 21 Februari 2026.
Menjelang waktu berbuka puasa, deretan seragam kebanggaan GMC (Grabbike Majapahit Community) Mojokerto tampak memadati tepi jalan, bukan untuk menunggu orderan seperti biasanya, melainkan untuk menebar kebahagiaan kepada masyarakat.
Kegiatan berbagi takjil ini telah menjadi agenda yang sangat dinanti oleh seluruh anggota.
Bagi kami, momen ini adalah identitas asli keluarga besar GMC Mojokerto, bahwa di tengah kesibukan memacu roda di aspal Bumi Majapahit, kami tetap memiliki ruang di hati untuk peduli dan berbagi dengan sesama.
Semangat ini membuktikan bahwa kehadiran komunitas kami di jalanan membawa dampak positif yang nyata bagi warga sekitar.
Kekuatan Swadaya: Mandiri dalam Berbagi

Ada satu hal yang membuat aksi berbagi kali ini terasa sangat istimewa dan membanggakan yaitu seluruh kegiatan ini murni lahir dari kekuatan swadaya anggota.
Tanpa adanya sponsor eksternal, setiap paket takjil yang dibagikan merupakan hasil dari iuran sukarela dan semangat gotong royong dari setiap driver yang tergabung dalam GMC Mojokerto.
Total anggaran yang terkumpul mencapai sekitar 1,7 Juta Rupiah. Angka ini bukan sekadar nominal, melainkan bukti nyata dari komitmen sosial para anggota.
Kami ingin membuktikan bahwa niat baik untuk membantu sesama tidak harus menunggu dukungan dari pihak luar.
Dengan kemandirian ini, kami memiliki kebebasan dan kepuasan batin tersendiri karena bisa menyisihkan sebagian rezeki yang kami jemput setiap hari di jalanan untuk langsung dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk manfaat nyata.
Laporan Pelaksanaan Aksi di Lapangan Surodinawan
Kegiatan dimulai tepat pukul 17.00 WIB, sebuah waktu yang sangat penting di mana arus lalu lintas di depan Lapangan Surodinawan, Pralon, sedang padat oleh masyarakat yang melintas.
Meskipun jam tersebut merupakan waktu sibuk bagi para driver untuk menjemput rezeki, seluruh anggota GMC Mojokerto tampak kompak hadir dan terlibat aktif di lokasi.
Kehadiran seluruh personil tanpa terkecuali menunjukkan betapa kuatnya rasa kepemilikan anggota terhadap komunitas ini.
Dengan pembagian tugas yang rapi, para anggota tidak hanya bertugas membagikan paket, tetapi juga membantu mengatur kelancaran lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
Semangat kebersamaan ini menjadi bukti bahwa di bawah naungan GMC, kami adalah satu kesatuan yang solid dan terorganisir, bahkan saat berada di luar jam operasional kerja.
Menyalurkan 250 Paket Takjil untuk Masyarakat
Target aksi kali ini adalah membagikan sebanyak 250 paket takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Paket-paket yang telah disiapkan secara mandiri tersebut didistribusikan secara cepat namun tetap santun kepada pengemudi motor, mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di kawasan Pralon.
Antusiasme warga sangat luar biasa. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, ratusan paket tersebut habis tersalurkan.
Respon positif dan senyum terima kasih dari masyarakat Mojokerto menjadi upah yang tak ternilai bagi kami.
Bagi masyarakat, mungkin ini hanya sekadar paket berbuka, namun bagi kami, setiap paket yang berpindah tangan adalah simbol bahwa GMC Mojokerto ingin terus hadir sebagai bagian dari solusi dan kebahagiaan warga di Bumi Majapahit.
Melengkapi Kebaikan dengan Santunan Anak Yatim Piatu

Di tengah keriuhan pembagian takjil di depan Lapangan Surodinawan, GMC Mojokerto tidak melupakan aspek yang paling menyentuh hati, yaitu berbagi bersama anak-anak yatim piatu.
Agenda santunan ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kami atas segala kelancaran rezeki dan keselamatan yang diberikan kepada para driver selama bekerja di jalanan.
Meskipun jumlah santunan yang diberikan mungkin tidak besar, namun pemberian ini merupakan simbol ketulusan dari seluruh anggota komunitas.
Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi adik-adik yatim piatu dan menjadi pengingat bagi kami semua bahwa keberadaan GMC Mojokerto harus terus membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar.
Kehadiran mereka dan doa tulus yang dipanjatkan sore itu menjadi penambah semangat bagi kami untuk terus konsisten dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Lebih dari Sekadar Berbagi: Mempererat Ikatan Saudara
Di balik aksi distribusi di pinggir jalan, kegiatan ini memiliki makna yang jauh lebih dalam bagi internal GMC Mojokerto.
Kerja bakti ini menjadi sarana silaturahmi yang efektif untuk melepas penat dari rutinitas harian di atas motor. Bertemu, berkumpul, dan bergerak bersama untuk tujuan mulia memberikan energi positif atau “healing” tersendiri bagi para anggota.
Momen swadaya ini memperkuat ikatan batin bahwa kami bukan hanya sekadar rekan seprofesi, tetapi saudara satu nasib dan satu perjuangan.
Dampak positifnya sangat terasa pada meningkatnya solidaritas antar anggota. Dengan suksesnya acara ini, kepercayaan diri komunitas semakin kuat bahwa dengan kekompakan, kita mampu melaksanakan kegiatan-kegiatan besar secara mandiri.
Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota GMC Mojokerto yang telah menyisihkan rezeki, waktu, dan tenaganya demi kelancaran aksi berbagi takjil ini.
Tanpa militansi dan keikhlasan kalian, angka 1,7 Juta dan 250 paket takjil tersebut hanyalah sebuah rencana di atas kertas.
Semoga semangat swadaya ini terus terjaga dan menjadi pemantik untuk aksi-aksi sosial berikutnya yang lebih besar.
Kami percaya, selama kita tetap satu aspal dan satu hati, GMC Mojokerto akan terus menjadi komunitas yang membanggakan bagi Bumi Majapahit.
GMC Mojokerto: Satu Aspal, Satu Hati, Satu Aksi Kemanusiaan.

